Muhasabah di akhir tahun

Baru saja selesai pengajian di masjid JOB Pertamina-Talisman Jambimerang, kali ini pengajiannya membahas tentang muhasabah diakhir tahun walaupun sebenarnya muhasabah itu tepatnya dilakukan diakhir tahun hijrah yang lalu, tapi it’s okay, namanya muhasabah sah-sah aja kapanpun, karena sahabat Umar r.a. senantiasa muhasabah setiap menjelang tidur.

Sedikit rangkuman dari pengajian tadi, diakhir tahun ini mari kita bermuhasabah, kita mulai dari diri sendiri, sejauh mana kita telah melakukan amal-amal kebaikan secara benar, shalat kita apakah sudah lengkap, jika sudah lengkap apakah caranya sudah berjamaah (bagi laki-laki), lalu puasa kita apakah sudah dijalankan dengan tuntunan syariat yang benar.
Kemudian zakat apakah sudah kita keluarkan, karena zakat ibarat penyakit, apabila tidak dikeluarkan maka ia akan menjadi penyakit bagi harta itu sendiri maupun orangnya (sifat kikir).
Lalu jika kita sudah cukup harta, punya kesempatan, dan dalam keadaan aman, apakah kita sudah menunaikan haji/umroh? Jika dalam keadaan seperti itu kita tidak melakukan haji/umroh maka kata Rasulullah ada tiga kemungkinan, kita akan mati dalam keadaan yahudi, nasrani, ataupun majusi.

Hal yang kedua perlu kita muhasabah adalah dalam lingkungan keluarga kita, seberapa jauh cahaya keimanan telah kita bawa masuk kedalam rumah kita, seberapa jauh cahaya Alquran telah kita bawa masuk kerumah kita. Rasulullah bersabda yang kurang lebih mahfumnya “rumah yang didalamnya tidak dibacakan alquran, maka malaikat tidak akan mau masuk” jika malaikat tidak masuk rumah, maka syaitan yang akan masuk rumah, maka tidak akan ada ketenangan didalam rumah. Wajar jika hari ini banyak rumah tangga yang tidak harmonis.
Maka Rasulullah sudah menganjurkan, agar memperbanyak shalat dan baca quran dirumah. Tentunya shalat sunnah bagi laki-laki yang dianjurkan dirumah, untuk shalat wajib tetap dimasjid.

Kemudian yang ketiga adalah muhasabah terhadap lingkungan masyarakat, sejauh apa kita telah memberikan manfaat kepada masyarakat. Sejauhmana kita telah berguna bagi lingkungan kita, tetangga kita, dan lain sebagainya.

So, mari kita akhiri tahun ini dengan muhasabah, merenung, intropeksi dirikita, sejauh mana kemanfaatan yang sudah kita lakukan selama ini baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat secara umum.
Jangan kita akhiri tahun ini dengan hura-hura belaka.

 

Syamsul 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s