“Calon Ibu/ayah” bukan “Calon Istri/suami”

ayah, istri, suami,

Kehidupan Baru telah kumulai beberapa bulan yang lalu, aku telah memutuskan perkara penting dalam hidupku, yaitu memilih “calon ibu” bagi anak-anakku kelak, tentu teman-teman bertanya kenapa “calon ibu” bukan istri…#!#

 

Teman, dahulu orientasi ku ketika mencari pasangan hidup adalah mencari istri, mencari istri dan istri, tapi ditengah perjalanan aku mendapatkan pencerahan sehingga memutuskan untuk mengubahnya menjadi mencari “calon ibu” bagi anak-anakku. Karena ada point penting dari perkara itu yang harus teman-teman tahu, kalau mencari “calon ibu” anda tidak hanya dapat calon ibu, tapi secara otomatis istri pun akan anda dapatkan. Tapi kalau orientasi anda ketika mencari pasangan hidup adalah mencari istri, maka mungkin istri akan anda dapatkan, tapi calon ibu yang baik dan tepat bagi anak-anak anda kelak belum tentu anda dapatkan.

 

Nah, itulah alas an kenapa sekarang anda harus merubah orientasi ketika mencari pasangan hidup anda, dari mencari istri/suami menjadi mencari calon ibu/ayah bagi anak-anakku kelak. Dan yang tak kalah penting bagi yang masih proses pencarian adalah senantiasalah meningkatkan kualitas diri (amal terutama), karena janji Allah, laki-laki baik adalah untuk perempuan baik, begitu juga sebaliknya.

 

Semoga bermanfaat.

 

Happy Share

Advertisements

2 thoughts on ““Calon Ibu/ayah” bukan “Calon Istri/suami”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s