First day on 2013

Image

Sudah hampir setengah tahun aku tidak menulis di blog ini, sudah banyak perubahan tentunya dalam hidupku, yang paling utama saat ini aku sudah berstatus “married”, bahkan insyaAllah akhir bulan januari ini akan segera menjadi bapak. Semoga persalinan istriku kelak lancar, ibu dan bayinya selamat, aminn…

Berbicara dihari pertama pada tahun 2013 ini, maka kata yang tepat menemaniku adalah “sepi”, iya sepi, karena saat ini aku di kontrakan sendirian, istriku sudah dirumah mertua, sambil menanti si dedek yang akan meramaikan hari-hari kami kedepan.

Sebenarnya kondisi tubuhku belum sehat sepenuhnya, selepas sakit tipes kemarin, tapi namanya sakit kalau dibawah manja, gak kelar-kelar malah, hehehe…. insyaAllah besok aku akan memulai aktifitas seperti biasa lagi….

sebenarnya kangen banget sama istriku dan si dedek diperutnya, emmmuach sayang abi  dari sini untuk kalian berdua…  semoga umi dan dedek sehat-sehat saja ya, kan ntar dedek mau dibelikan kambing, cie cie…. guaya dedekku ini, masih diperut aja uda mau punya kambing, hahahahaha…… ups, sebenarnya abinya yang pengen punya kambing ya dedek…. hmhmhmhmhmh

01 January 2013

Advertisements

“Calon Ibu/ayah” bukan “Calon Istri/suami”

ayah, istri, suami,

Kehidupan Baru telah kumulai beberapa bulan yang lalu, aku telah memutuskan perkara penting dalam hidupku, yaitu memilih “calon ibu” bagi anak-anakku kelak, tentu teman-teman bertanya kenapa “calon ibu” bukan istri…#!#

 

Teman, dahulu orientasi ku ketika mencari pasangan hidup adalah mencari istri, mencari istri dan istri, tapi ditengah perjalanan aku mendapatkan pencerahan sehingga memutuskan untuk mengubahnya menjadi mencari “calon ibu” bagi anak-anakku. Karena ada point penting dari perkara itu yang harus teman-teman tahu, kalau mencari “calon ibu” anda tidak hanya dapat calon ibu, tapi secara otomatis istri pun akan anda dapatkan. Tapi kalau orientasi anda ketika mencari pasangan hidup adalah mencari istri, maka mungkin istri akan anda dapatkan, tapi calon ibu yang baik dan tepat bagi anak-anak anda kelak belum tentu anda dapatkan.

 

Nah, itulah alas an kenapa sekarang anda harus merubah orientasi ketika mencari pasangan hidup anda, dari mencari istri/suami menjadi mencari calon ibu/ayah bagi anak-anakku kelak. Dan yang tak kalah penting bagi yang masih proses pencarian adalah senantiasalah meningkatkan kualitas diri (amal terutama), karena janji Allah, laki-laki baik adalah untuk perempuan baik, begitu juga sebaliknya.

 

Semoga bermanfaat.

 

Happy Share

Muhasabah di akhir tahun

Baru saja selesai pengajian di masjid JOB Pertamina-Talisman Jambimerang, kali ini pengajiannya membahas tentang muhasabah diakhir tahun walaupun sebenarnya muhasabah itu tepatnya dilakukan diakhir tahun hijrah yang lalu, tapi it’s okay, namanya muhasabah sah-sah aja kapanpun, karena sahabat Umar r.a. senantiasa muhasabah setiap menjelang tidur.

Sedikit rangkuman dari pengajian tadi, diakhir tahun ini mari kita bermuhasabah, kita mulai dari diri sendiri, sejauh mana kita telah melakukan amal-amal kebaikan secara benar, shalat kita apakah sudah lengkap, jika sudah lengkap apakah caranya sudah berjamaah (bagi laki-laki), lalu puasa kita apakah sudah dijalankan dengan tuntunan syariat yang benar.
Kemudian zakat apakah sudah kita keluarkan, karena zakat ibarat penyakit, apabila tidak dikeluarkan maka ia akan menjadi penyakit bagi harta itu sendiri maupun orangnya (sifat kikir).
Lalu jika kita sudah cukup harta, punya kesempatan, dan dalam keadaan aman, apakah kita sudah menunaikan haji/umroh? Jika dalam keadaan seperti itu kita tidak melakukan haji/umroh maka kata Rasulullah ada tiga kemungkinan, kita akan mati dalam keadaan yahudi, nasrani, ataupun majusi.

Hal yang kedua perlu kita muhasabah adalah dalam lingkungan keluarga kita, seberapa jauh cahaya keimanan telah kita bawa masuk kedalam rumah kita, seberapa jauh cahaya Alquran telah kita bawa masuk kerumah kita. Rasulullah bersabda yang kurang lebih mahfumnya “rumah yang didalamnya tidak dibacakan alquran, maka malaikat tidak akan mau masuk” jika malaikat tidak masuk rumah, maka syaitan yang akan masuk rumah, maka tidak akan ada ketenangan didalam rumah. Wajar jika hari ini banyak rumah tangga yang tidak harmonis.
Maka Rasulullah sudah menganjurkan, agar memperbanyak shalat dan baca quran dirumah. Tentunya shalat sunnah bagi laki-laki yang dianjurkan dirumah, untuk shalat wajib tetap dimasjid.

Kemudian yang ketiga adalah muhasabah terhadap lingkungan masyarakat, sejauh apa kita telah memberikan manfaat kepada masyarakat. Sejauhmana kita telah berguna bagi lingkungan kita, tetangga kita, dan lain sebagainya.

So, mari kita akhiri tahun ini dengan muhasabah, merenung, intropeksi dirikita, sejauh mana kemanfaatan yang sudah kita lakukan selama ini baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat secara umum.
Jangan kita akhiri tahun ini dengan hura-hura belaka.

 

Syamsul 🙂